- Evektif dan efisien terhadap hama sasaran
- Tidak mematikan musuh alami
- Selaras keseimbangan alam, mudah dan relatif murah
- Aman terhadap lingkungan, manusia, dan hewan
- Mendukung program pertanian berkelanjutan
Tanaman
|
Hama
Sasaran
|
Padi
|
Wereng. Penggerak batang padi, dan walangsanget
(sasaran utama)
|
Cabai,tomat,
buncis,kacang panjang
|
Thrips sp, Aphis sp, Myzus sp (sasaran yang
lain)
|
Semangka
, kentang, bawang merah, dan bawang daun
|
Kutu daun thrips sp, Tungu ( Sasaran lain)
Thrips sp Myzus persicae ( sasaran
lain)
|
Kubis
|
Pluthella xilostella ( sasaran
lain)
|
Cengkeh,
sawit, karet, anggrek
|
Aphis sp, Thrips sp ( sasaran
lain)
|
Mangga
apel, anggur, durian
|
Thrips sp.
Mizus sp, Kutu dompolan
|
Kakao
( Coklat)
|
Penggerak buah
ciklat
|
Kapas,
Kopi
|
Penggerak pucuk, Aphis sp, Thrips sp, Penggerak
buah, Empoasca sp
|
Tembakau
|
Penggerak pucuk, Spodoptera litura, Myzus sp,
Thrips sp, amasia tabaci
|
Mekanisme Kerja BVR
BVR masuk melalui mulut serangga hama, kemudian tumbuh dan berkembang menghancurkan sistem organ dari dalam. BVR menempel pada kulit hama dan menngeluarkan enzim (Kitinase, Protease, Lipase) untuk menghancurkan kulit. BVR mengeluarkan racun (Beaufericin, Beauveroilider, Asam Oksalat) untuk membunuh hama. Miselium tumbuh secara progresif dan muncul badan buah berwarna putih pada hama yang mati, jika hama terinfeksi tersinggung hama sehat, maka hama akan tertulari, penularan dapat melalui angin. Kematian hama berkisar 4-8hari setelah terinfeksi.
Petunjuk Penggunaan
1. Dosis 1-2 gram/ liter atau 100gram per 1000 m2
2. Semprotkan ke tanaman pada sore hari
Peringatan : Jangan di campur dengan pestisida lain dan simpan di tempat yang sejuk



0 Response to "Natural Hayati Natural Bvr"
Posting Komentar