- Azadiraction, Alkaloid, Ricin(asam ricin), Polifenol, Eugenol, sitrsl, Nikotin, Annonain dll
- Kandungan lain : Atsiri Oil, Eucapliptus Oil, Solven Exstraksen
![]() |
| Pestona Wil jawa: 55.000 Wil I : 59.000 Wil II : 61.000 Wil III: 63.000 Wil IV: 68.000 |
PESTONA di buat dari bahan alami, maka PESTONA bersifat :
- Mudah di urai di alam sehingga tidak mencemari di lingkungan
- Relatif aman bagai manusia, hewan peliharaan, serta musuh alami hama tanaman.
- Tanaman/ buah bebas residu kimia dan aman di konsumsi.
Mekanisme kerja PESTONA:
PESTONA tidak membunuh hama secara cepat, tetapi berpengaruh pada daya makan, daya reproduksi, proses ganti kulit, hambatan pembentukan serangga dewasa, menghambat komunikasi seksual, penurunan daya tetas telur, dan menghambat pembentukan kitin. Selain itu berperan sebagai zat memandul, mengganggu proses perkawinan serangga hama, menghambat peletakan telur dan dapat bekerja secara kontak dan sistematik. PESTONA memiliki daya kerja dengan mengurangi nafsu makan Organisme Penggangu Tanaman (OPT) atau mencegah OPT merusak tanaman lebih banyak, walaupun jarang menyebabkan kematian segera pada serangga atau hama
Sasaran :
wereng , walang sanget, penggerak batang, kepek, trips, tungau, ulat, dll
Aturan pemakaian :
Larutkan 5cc-10cc/liter air (7-10ttp/tangki). Aduk sampai merata. Semprot /gemborkan pada tanaman yang terkena hama secara merata. Untuk hasil yang maksimal sebaiknya tanaman di semprot atau di gembot sesering mungkin. Minimal 3kali penyemprotan atau penggemboran selama semusim. Sebaiknya waktu menyemprot di lakukan di sore hari.
Terimakasih telah membaca artikel pengendali hama tanaman alami (Pestona) semoga bermanfaat



0 Response to "Pengendalian Hama Tanaman Alami (Pestona)"
Posting Komentar